AQIDAH TAUHID IMAM ABU HANIFAH - MADZHAB HANAFI

http://www.syaikhgoogle.com/2010/02/aqidah-tauhid-imam-abu-hanifah.html

Apa yang beliau (Imam Abu Hanifah) tunjukan dalam catatannya:

"Dalam Kitab al-Fiqh al-Absath bahwa ia (Imam Abu Hanifah) berkata: "Allah ada tanpa permulaan dan tanpa tempat, Dia ada sebelum menciptakan segala makhluk, Dia ada sebelum ada tempat, sebelum segala ciptaan, sebelum segala sesuatu sesuatu". Dialah yang mengadakan atau menciptakan segala sesuatu dari tidak ada menjadi ada, oleh karenanya maka tempat dan arah itu bukan sesuatu yang Qadim (artinya keduanya adalah makhluk atau ciptaan Allah)."

Dalam catatan Imam Abu Hanifah ini terdapat pemahaman-pemahaman penting:




Terdapat argumen bahwa seandainya Allah berada pada tempat dan arah maka berarti tempat dan arah tersebut adalah sesuatu yang qadim (tidak memiliki permulaan), juga berarti bahwa Allah adalah benda (memiliki bentuk dan ukuran). Karena pengertian “TEMPAT” adalah sesuatu ruang kosong yang diwadahi oleh benda, dan pengertian “ARAH” adalah puncak atau akhir penghabisan dari tujuan suatu isyarat dan tujuan dari sesuatu yang bergerak. Dengan demikian maka arah dan tempat ini hanya berlaku bagi sesuatu yang merupakan benda dan yang memiliki bentuk dan ukuran saja, dan ini adalah perkara mustahil atas Allah (artinya Allah bukan benda).

Sebagaimana telah dijelaskan dalam penjelasan yang lalu. Oleh karena itulah beliau (Imam Abu Hanifah berkata: "Allah ada tanpa permulaan dan tanpa tempat, Dia ada sebelum menciptakan segala makhluk, Dia ada sebelum ada tempat, sebelum segala ciptaan, sebelum segala sesuatu sesuatu".

Sementara apa yang disangkakan oleh Ibnu Taimiyah bahwa "Arsy adalah sesuatu yang Qadim (tidak bermula)" adalah pendapat yang SESAT, sebagaimana kesesatan ini telah dijelaskan dalam Kitab Syarh al-Aqa’id al-‘Adludliyyah. Sebagai jawaban bahwa Allah tidak dikatakan di dalam alam adalah oleh karena mustahil Allah berada di dalam susuatu yang notabene makhluk-Nya. Dan bahwa Allah tidak dikatakan di luar alam adalah oleh karena Allah ada (tanpa permulaan) sebelum adanya segala makhluk, dan Dia ada sebelum adanya segala tempat dan arah. Karena itulah beliau (Imam Abu Hanifah berkata: "Dia (Allah) adalah Pencipta segala sesuatu".

Keterangan: Kitab ini berjudul Isyarat al-Maram Min ‘Ibarat al-Imam adalah karya Imam al-Bayyadli. Isinya adalah penjelasan aqidah yang diyakini oleh Imam Abu Hanifah sesuai risalah-risalah yang ditulis oleh Imam Abu Hanifah sendiri.

Share Facebook
Share Twitter
Share Google+

AQIDAH TAUHID IMAM ABU HANIFAH - MADZHAB HANAFI



FOLLOW

2010 © Bahaya Ajaran Sesat Sekte Salafi Wahabi Khawarij Mujassimah Musyabbihah
About / Sitemap / Contact / Privacy / Disclaimer